Family Health

Saat Ibu Merawat Anak Pasca Sunat

Sunat atau khitan untuk seorang muslim laki – laki memang diwajibkan. Anak kedua saya Zaki, kebetulan belum di sunat. Sebetulnya saya dan suami udah berencana dari Zaki masih kecil cuma belum mau juga anaknya. Belum siap mental juga kali anaknya. Saya dan suami ga memaksanya juga saya lebih baik menunggu kesiapannya untuk disunat. Dan Alhamdulillah kemarin saat liburan sekolah tiba Zaki akhirnya mau juga disunat. Dan tentunya saya dan suami sangat bersyukur karena ini yang ditunggu – tunggu dari dulu. Buat saya dan suami Zaki belum disunat itu berasa ada sesuatu yang belum tuntas dan ada perasaan belum tenang.

Proses sunat meninggalkan luka dan tentunya menimbulkan rasa nyeri buat anak. Karena usia Zaki yang bisa dibilang sudah cukup untuk disunat jadinya tidak rewel setelah disunatnya. Aktifitas juga bisa dibilang tidak ada keluhan. Dirumah main seperti biasa, mungkin jalan ajah yang belum seperti biasanya. Sebagai seorang ibu saya tentunya memperhatikan banget kesehatan anak terlebih sekarang Zaki dalam kondisi habis tindakan medis. Kondisi luka Zaki pasca sunat tentunya menjadi prioritas perhatian saya sekarang. Saya merawat lukanya supaya tetap bersih dan juga lukanya cepat pulih. Tidak lupa saya juga memasang pengaman untuk melindungi lukanya dari gesekan celana ataupun sarung saat melaksanakan sholat.

Selain memperhatikan lukanya sebagai seorang ibu tidak lupa saya juga memperhatikan yang lainnya juga untuk kesembuhan Zaki. Supaya saat sekolah tiba lukanya sudah bagus lagi. Dalam kondisi seperti ini tentunya kebutuhan nutrisi dan gizi untuk proses penyembuhan luka diperlukan. Selain itu dan juga pemberian obat untuk mempercepat penyembuhan luka dan juga mengurangi rasa nyerinya diperlukan juga. Karena ada luka pastinya diberi antibiotic oleh dokter. Dan untuk mengurangi rasa nyerinya saya memberinya Tempra Syrup. Karena masih anak – anak untuk mengurangi rasa nyeri ya diberi obat yang mengandung paracetamol. Dan dalam hal ini Tempra mengandung paracetamol yang diperlukan oleh Zaki untuk mengurangi rasa nyerinya.
Kandungan paracetamol dalam Tempra bisa mengurangi rasa nyeri Zaki setelah di sunat jadi Zaki juga tidak rewel atapun mengeluh nyeri. Tempra selain untuk mengurangi nyeri pada anak juga untuk menurunkan panas saat anak demam. Demam memang kerap kali terjadi pada anak terlebih saat musim hujan kaya sekarang ini. Untuk antisipasi saya selalu sedia Tempra di rumah. begitu juga saat bepergian seperti mudik ataupun saat liburan saya selalu membawa Tempra. Karena saat liburan sekarang Zaki disunat jadinya saya sama anak – anak tidak liburan ke orangtua dan sebaliknya mereka, kakak dan ponakan saya yang ke Bandung untuk nengok Zaki.


Kenapa Tempra menjadi pilihan saya? Karena Tempra mengandung paracetamol yang diperlukan anak saat anak demam dan untuk mengurangi rasa nyeri. Tempra juga aman di lambung jadi Insyaalloh aman untuk anak – anak. Selain itu Tempra juga tidak perlu dikocok saat mau diberikan pada anak. Jadi relative lebih mudah dan tidak ribet. Untuk dosis ada aturannya dalam kemasan, tapi jangan khawatir karena dosis Tempra itu tepat, jadi tidak akan menimbulkan overdosis dan juga kurang dosis. Nah gimana aman dan mudah untuk digunakan kan Tempra? Untuk mendapatkannya pun mudah karena sudah tersedia di apotek – apotek ataupun toko obat terdekat dan tentunya dengan harga yang relative terjangkau.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

 

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *