Kebutuhan Gizi Pada Kehamilan

Alhamdulillah positif hamil, itulah kata – kata yang keluar saat mengetahui ketika dinyatakan positif hamil. Pastilah ya seneng kalau yang ditunggu – tunggu akhirnya datang juga. Kehamilan adalah saat yang paling membahagiakan buat perempuan. Terlebih pada kehamilan pertama, karena itu merupakan awal menjadi seorang ibu. Selama hamil tentunya banyak perubahan ya ga? kalu berat badan seh itu pasti ya, meskipun pada awal – awal hamil kadang ada juga yang mengalami penurunan berat badan. Hal lain yang mengalami perubahan adalah meningkatnya kebutuhan gizi, ya karena dalam tubuh kita sekarang ada calon bayi yang tentunya memerlukan asupan gizi yang baik. Ada banyak kebutuhan gizi yang harus diperhatikan selama kehamilan. 

Kebutuhan gizi sebetulnya merupakan hal yang harus diperhatikan oleh semua kalangan, dan terlebih oleh ibu hamil yang harus meningkatkan asupan nutrisi dan gizinya karena untuk kebutuhan 2 orang yaitu dirinya dan juga janin yang ada dalam kandungannya. Status gizi penting dan harus diperhatikan pada masa kehamilan, karena faktor gizi sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu selama hamil. Dan juga untuk perkembangan serta pertumbuhan janinya.

Gizi selama kehamilan harus benar – benar terpenuhi terpenuhi karena sangat berperngaruh pada kondisi kehamilan. Secara garis besarnya ada 5 kebutuhan gizi yang harus diperhatikan dan juga harus dipenuhi selama hamil. Dan ini neh kebutuhan  gizi selama kehamilan secara garis besarnya, yuk kita sharing:)

1.       Asam folat
Menurut konsep evidence bahwa pemberian asam folat pada masa pre dan perikonsepsi akan           menurunkan resiko kerusakan otak, kelainan neural, spina bipida dan anensepalus baik itu pada ibu dengan kehamilan yang normal maupun yang hamil dengan beresiko. Selain itu asam folat juga berguna untuk memproduksi sel darah merah, sintetis DNA pada janin dan juga pertumbuhan plasenta. Dengan pemberian multivitamin saja tidak terbukti efektif untuk mencegah kelainan neural. Minimal pemberian suplemen asam folat dimulai dari 2 bulan sebelum konsepsi dan berlanjut hingga usia 3 bulan pertama kehamilan. Dan untuk Dosis pemberian asam folat untuk preventif adalah 500 mikrogram atau 0,5 – 0,8 mg. Sedangkan untuk kelompok dengan faktor resiko adalah 4 mg/hari. 
2.       Energi
Diet pada ibu hamil tidak hanya difokuskan pada tinggi protein saja, tetapi juga pada susunan gizi yang seimbang yaitu energi dan protein. Hal ini juga efektif untuk menurunkan angka kejadian BBLR (Berat Badan Lahor rendah) dan juga kematian perinatal. Adapun kebutuhan gizi pada ibu hamil adalah sebanyak 285 kalori untuk proses tumbuh kembang janin dan ibu selama kehamilan. Contoh jenis makanannya nasi, roti, mie, ubi, jagung, kentang, tepung dan lain – lain.

3.       Protein
Kebutuhan protein sangat penting untuk ibu hamil, karena untuk pembentukan jaringan baru dar janin dan juga untuk kebutuhan ibu itu sendiri selama kehamilan. Kebutuhan protein selama kehamilan dibutuhkan sebesar 910 gram dalam 6 minggu terakhir  kehamilan. Contoh jenis makanannya daging, ikan, telur, hati, sayuran, dan buah hijau dan kuning kemerahan.
4.        Zat besi
Pemberian suplemen Zat besi (Fe) atau tablet tambah darah secara rutin selama kehamilan adalah untuk membangun cadangan besi, sintesa sel darah merah dan sintesa darah otot. Setiap tablet zat besi mengandung FeSO4 320 mg (zat besi 30 mg) dan minimal pemberian selama kehamilan adalah 90 tablet selama kehamilan. Dan tablet zat besi sebaiknya tidak diminum bersama teh atau kopi karena mengandung tanin atau pitat yang akan menghambat penyerapan zat besi. Contoh jenis makanan daging, hati sayuran hijau, bayam, kangkung, daun pepaya, daun katuk.
5.       Kalsium
Kalsium dibutuhkan oleh ibu hamil karena hal ini untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Dan kebutuhan kalsium selama kehamilan adalah sebesar 500 mg sehari. Contoh jenis makanan susu, ikan teri, sayuran hijau, kacang – kacangan kering.
Itulah secara garis besarnya kebutuhan gizi yang diperlukan oleh ibu hamil. Secara rasionalnya kebutuhan ibu hamil akan gizi meningkat karena untuk kebutuhan 2 orang dalam tubuhnya, yaitu dirinya dan juga janin yang dikandungnya. Tentunya kita mau kan selama kehamilan selalu sehat termasuk calon bayinya juga. Untuk memenuhi kebutuhan akan gizi sebetulnya tidak memerlukan biaya yang mahal ya ga? Ayo kita lebih peduli akan kebutuhan gizi kita selama hamil maupun diluar masa hamil.

Sumber Refferensi : Buku Perawatan Ibu Hamil, Yuni Kusmiyati, dkk. Penerbit Fitramaya   

post signature

Please follow and like us:
0

6 thoughts on “Kebutuhan Gizi Pada Kehamilan

Leave a Reply